Mampukah Nokia dan RIM Bertahan Melawan Google dan Apple?


Phapatua

Dua raksasa industry mobile yang sempat merajai penjualan handset kini semakin terpuruk dan mencapai share pasar hingga hanya 1 digit.  Apa yang terjadi?  RIM dan Nokia dianggap memiliki teknologi yang out of date dan perubahan sepertinya belum memasuki budaya perusahaan mereka. Nokia mulai sedikit mengalami perubahan dengan membuang Symbian demi berkolaborasi dengan Microsoft.  Seiring kebangkitan iPad, RIM membeli QNX untuk menciptakan Blackberry 10.

Nokia saat ini memiliki handset menggunakan platform terbaru tapi sama nasibnya seperti RIM, Nokia mengalami keterpurukan financial akibat rendahnya performa sales produk terbaru mereka dan terpaksa merumahkan banyak karyawan hanya agar perusahaan tetap berjalan.

Meskipun hasil penjualan masih kurang memuaskan, akan tetapi akan munculnya Windows 8 mulai menggairahkan fans Nokia.  Sementara RIM yang menjanjikan banyak perubahan di Blackberry 10 masih menunggu waktu untuk launching OS terbaru mereka.  Banyak yang mengharapkan strategi kedua perusahaan ini mampu memberikan kembali tempat di pasar smarthphone dan meningkatkan penjualan.

Tapi apakah manuver…

Lihat pos aslinya 46 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s