Bokor Folklore Festival II: Adu Kecepatan Golek Tual


raisaziznewspaper

Peserta harus mempertahankan batang sagu terdorong lurus dan penonton juga mesti memperhitungkan keselamatan diri agar tak tergilas.

bokor,golek tual,sagu,lomba tradisional
Perlombaan Golek Tual Sagu yang jadi pengisi acara Bokor Folklore Festival II. Perlombaan ini terinspirasi dari kebiasaan petani sagu di Desa Bokor, Riau. (Manggalani Ukirsari/NGI)

Lewat pesta rakyat, Anda akan memahami keseharian dan kegiatan warga setempat. Inilah yang  dirasakan National Geographic Indonesia saat bertamu ke Desa Bokor dalam acara Bokor Folklore Festival II atas undangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Provinsi Riau.

Pentas musik, tari, drama, dan lomba ketangkasan yang dipetik dari kegiatan sehari-hari digelar dalam acara ini. Paling menarik perhatian adalah menggunakan pohon sagu sebagai peranti pertandingan. Di antaranya tertuang dalam cabang menganyam atap rumah dengan daun sagu, berlari meniti batang sagu serta mendorong batang sagu.

Disebut terakhir, dalam bahasa melayu riau disebut sebagai golek tual sagu. Lomba ini diilhami dari kegiatan para petani sagu saat mendorong batang-batang sagu dari…

Lihat pos aslinya 265 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s